Waktu Terbaik Minum Suplemen Berdasarkan Jenisnya

Waktu Terbaik Minum Suplemen Berdasarkan Jenisnya – Ada yang mengatakan bahwa mengkonsumsi suplemen bisa dilakukan kapan saja, namun ada juga anggapan bahwa mengkonsumsi suplemen semestinya tepat waktu tertentu, seperti pagi hari, atau setelah makan. Jadi, kapan waktu terbaik untuk mengkonsumsi suplemen?

Waktu Terbaik Minum Suplemen Berdasarkan Jenisnya

Pada dasarnya, waktu terbaik untuk mengkonsumsi suplemen tergantung pada kebutuhan dan ragam atau jenis suplemen yang kamu konsumsi. Karena ada beberapa suplemen yang sangat bagus kalau dikonsumsi setelah makan dan, ada yang semestinya dikonsumsi sebelum makan.

Perbedaan ini sebenarnya didasarkan karena tak seluruh suplemen bisa dicerna dalam tubuh dengan cara yang sama. Makanya, perlu diketahui kapan waktu terbaik untuk mengkonsumsi suplemen berdasarkan ragam suplemen yang dikonsumsi agar bisa memberi manfaat optimal dan sesuai dengan kebutuhan tubuh kamu.

Inilah waktu terbaik untuk mengkonsumsi suplemen berdasarkan jenis suplemen yang dikonsumsi:

1. Suplemen kehamilan

Suplemen kehamilan umumnya mengandung multivitamin yang mencakup berbagai vitamin, kalsium, zat besi, dan asam folat yang dibutuhkan ibu selama kehamilan. Ada beberapa wanita yang mengaku mual dikala mengkonsumsi suplemen sebelum makan, ada juga sebaliknya.

Jika saat mengkonsumsi suplemen di pagi hari atau sebelum makanan membuat kamu mual, cobalah meminumnya di malam hari sebelum kamu tidur. Pada dasarnya, manfaat suplemen kehamilan bersifat kumulatif, jadi yang penting iaalah kamu meminumnya tiap hari. Tidak masalah pada waktu minum, selama dikonsumsi secara teratur akan lebih bagus.

2. Suplemen vitamin A, K, E, dan D

Vitamin A, K, E dan D adalah ragam vitamin yang larut dalam lemak. Nah, waktu yang optimal untuk mengkonsumsi suplemen ini adalah setelah makan. Dengan mengkonsumsi suplemen ini setelah makan, kamu bisa mendapatkan manfaat optimal dari kandungan vitamin dalam suplemen.

Selain itu, karena vitamin ini merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak, konsumsilah dengan makanan yang mengandung lemak tak jenuh atau minyak untuk menolong kamu menyerapnya. Misalnya susu, mentega, telur, daging, dan lemak yang berasal dari sayuran atau lemak hewani lainnya.

3. Suplemen vitamin C, B, dan asam folat

Vitamin C, asam folat, dan seluruh ragam vitamin B adalah jenis vitamin yang larut dalam air atau vitamin yang larut dalam darah. Selain itu, waktu kerja hanya bertahan beberapa jam dan hanya di dalam darah.

Karena itu, untuk mengkonsumsi suplemen yang mengandung vitamin C, B dan asam folat sebaiknya dilakukan berulang kali agar bisa mendapatkan hasil maksimal. Jadi, kamu bisa mengkonsumsi suplemen ini dalam porsi kecil dua hingga tiga kali, ialah di pagi hari, 30 menit sebelum makan, atau dua jam setelah makan.

Apa yang tak boleh dilakukan dikala mengkonsumsi suplemen

Suplemen vitamin bisa memberi manfaat bagi kesehatan kamu secara keseluruhan. Namun, sebelum kamu mengkonsumsi suplemen, seharusnya berpikir baik apakah kamu benar-benar perlu mengkonsumsi suplemen tersebut? Pasalnya, mengkonsumsi suplemen yang tak tepat akan berbahaya bagi kesehatan.

Kalau kamu minum obat apapun, kamu semestinya mencatat kemungkinan kontraindikasi antara vitamin dan obat yang kamu minum. Misalnya, kamu sebaiknya tak menggabungkan suplemen vitamin K dengan warfarin atau pengencer darah. Selain itu, jangan mengkonsumsi lebih banyak dari jumlah suplemen vitamin yang disarankan karena hal ini akan menyebabkan efek samping kesehatan tertentu.

Itulah kenapa kamu disarankan untuk selalu berhati-hati terhadap apapun yang akan dikonsumsi. Apalagi kalau sedang hamil dan menyusui. Ini karena ada beberapa suplemen yang mungkin tak bagus untuk keselamatan kamu selama masa itu.

Tags

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.