Tips Mencegah Gigitan Nyamuk Berbahaya Saat Traveling

Gigitan nyamuk tidak hanya gatal dan menyebalkan, tetapi juga bisa mengancam nyawa. Gigitan kecil sekalipun bisa memberi Anda virus yang dapat membuat Anda benar-benar jatuh sakit. Untuk melindungi diri dan keluarga, jangan lupa untuk selalu siaga dan mempersiapkan diri dari kemungkinan serangan nyamuk berbahaya, terutama saat Anda sedang bepergian.

Persiapan mencegah gigitan nyamuk berbahaya sebelum berangkat liburan

Untuk membuat perjalanan Anda menyenangkan dan bebas penyakit, Anda harus:

  • Membawa perlengkapan kesehatan bepergian. Jangan lupa untuk mengemas obat nyamuk dan gunakan secara teratur untuk mencegah gigitan nyamuk.
  • Cari tahu risiko kesehatan apa yang terdapat di tempat tujuan Anda dan lakukan pencarian tentang apa yang bisa dilakukan untuk mencegah risiko tersebut. Misalnya, jika di tempat tujuan Anda ternyata terdapat banyak penyakit malaria, bersiap-siaplah dengan mendapatkan vaksinasi sebelumnya.
  • Konsultasi dengan dokter jika Anda akan bepergian ke daerah yang berisiko penyakit tertentu akibat nyamuk. Dokter mungkin dapat merekomendasikan tindakan pencegahan.

Mencegah gigitan nyamuk selama bepergian

Banyak jenis nyamuk yang mampu hidup sampai 3 bulan. Kebanyakan dari mereka mati atau berhibernasi saat suhu turun di bawah 10°C. Namun, di negara-negara bercuaca hangat seperti nyamuk aktif setiap saat.

Tak perlu dikatakan lagi, cara terbaik untuk mencegah penyakit akibat nyamuk adalah dengan menghindari gigitan nyamuk. Oleh karena Anda akan harus menggunakan obat nyamuk secara teratur untuk menghindari gigitan nyamuk.

Pilihlah jenis obat nyamuk yang bekerja dengan baik dan terasa nyaman di kulit. Obat nyamuk yang terdaftar dalam Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) aman dan efektif jika digunakan sesuai petunjuk, bahkan untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Maka dari itu, saat membeli obat nyamuk, pilihlah yang terdaftar dalam EPA.

Obat penangkal nyamuk dalam bentuk lotion harus dioleskan ke kulit langsung. Selain itu, carilah juga yang memiliki bahan aktif berikut:

  • DEET
  • Picaridin, disebut juga KBR 3023, Bayrepel, dan icaridin
  • Minyak eucalyptus lemon (OLE) atau para-menthane-diol (PMD)
  • IR3535
  • 2-undecanone

Meskipun Anda telah mengolesi diri dengan obat nyamuk, disarankan bagi Anda untuk mencoba menutupi kulit sebanyak mungkin dengan menggunakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang. Pakaian berwarna terang kurang menarik bagi nyamuk, jadi Anda mungkin akan lebih aman dengan menggunakannya.

Saat memilih tempat menginap, pilihlah yang memiliki AC atau jendela dan pintu berkasa sehingga nyamuk tidak dapat masuk dan menggigit Anda. Selain itu, hindari tempat-tempat dengan air mancur atau tempat dengan lubang atau obyek di mana air bisa berkumpul. Ini merupakan lingkungan ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak,

Jika Anda tidak bisa mencegah nyamuk masuk ke dalam tempat Anda menginap, selalu tidur di bawah jaring anti nyamuk (kelambu). Jika memungkinkan, cobalah untuk tetap berada di dalam jaring tersebut sebisa mungkin.

Yang harus diingat setelah melakukan perjalanan

Perhatikan diri Anda sendiri dengan seksama. Jika Anda terkena demam, sakit kepala atau ruam, dan nyeri otot atau sendi, segera cari bantuan medis. Beri tahu dokter tentang perjalanan Anda yang terakhir dan tentang risiko kesehatan yang dikaitkan dengan tempat tujuan Anda.

Tags

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.