Tips Aman Babymoon, Bulan Madu Kedua Saat Hamil

Tips Aman Babymoon, Bulan Madu Kedua Saat Hamil – Belakangan ini sedang tren pergi berlibur saat hamil atau lebih dikenal dengan istilah babymoon. Anda mungkin sering melihat foto-foto pasangan yang sedang babymoon di social media. Ini merupakan waktu bagi pasangan untuk menikmati waktu berdua sebelum hadir bayi kecil di tengah-tengah kehidupan mereka. Tentunya, sangat menyenangkan.

Babymoon sendiri ialah kegiatan yang baik dan bermanfaat bagi ibu hamil, tetapi jangan sampai kegiatan ini malah justru membuat kesehatan Anda menurun drastis.

Apa saja manfaat babymoon?

Babymoon bisa dibilang waktu terakhir bagi Anda dan pasangan menikmati waktu berdua sebelum bayi lahir. Ini merupakan persiapan sebelum Anda menjadi orangtua. Menyegarkan kembali hubungan dan mempererat lagi ikatan sebelum berganti status menjadi ayah dan ibu tentu sangat penting dilakukan sehingga babymoon mungkin menjadi salah satu cara untuk membangun hal tersebut

Pada awal-awal bulan pertama menjadi ayah dan ibu, Anda mungkin akan menjadi lebih sulit untuk membangun hubungan dengan pasangan karena fokus Anda akan lebih ke anak. Jadi, sebelum memulai hal tersebut, ada baiknya Anda sudah mempunyai hubungan yang baik dengan pasangan.

Babymoon juga menjadi salah satu cara bagi Anda untuk melepas stres selama kehamilan. Terkadang, stres mungkin menghampiri karena terjadi banyak perubahan pada diri Anda selama hamil. Jadi, liburan mungkin menjadi cara yang tepat untuk melepas itu semua, sehingga Anda lebih sehat selama hamil. Siapa yang tidak suka liburan?

Kapan ibu hamil boleh berangkat untuk babymoon?

Waktu terbaik untuk melakukan perjalanan jauh selama hamil adalah saat usia kehamilan sudah memasuki trimester kedua. Menurut American College of Obstetrics and Gynecology, waktu yang paling aman untuk melakukan liburan saat hamil adalah pada usia kehamilan 18-24 minggu. Pada saat ini, Anda mungkin lebih nyaman untuk melakukan perjalanan jauh. Kondisi kehamilan dan kesehatan Anda mungkin lebih baik dan stabil dibandingkan pada trimester pertama.

Hal yang harus diperhatikan sebelum pergi liburan saat hamil

Walaupun liburan saat hamil bermanfaat, namun Anda harus memperhatikan beberapa hal sebelum Anda pergi agar kehamilan tetap sehat. Apa saja?

1. Pastikan Anda sudah mendapat izin dari dokter sebelum pergi

Ini merupakan hal yang sangat penting. Dokter tentu akan mempertimbangkan kondisi kehamilan Anda, apakah memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh atau tidak. Dengan begitu, Anda bisa menikmati waktu liburan Anda dengan baik, bukan malah merepotkan diri Anda atau pasangan Anda.

2. Cari tempat berlibur yang nyaman dan aman, mungkin di dalam negeri sudah cukup

Rencanakanlah liburan Anda dengan baik bersama pasangan. Mulai dari pemilihan tempat. Karena kondisi Anda sedang hamil, ada baiknya memilih tempat yang dekat saja (tempat wisata dalam negeri mungkin sudah cukup). Lagipula, akan tidak nyaman jika Anda berada di pesawat, kereta, atau mobil dalam waktu yang lama.

Hindari mengunjungi tempat yang berbahaya bagi ibu hamil, seperti tempat dengan wabah virus Zika, misalnya. Jika Anda ingin melakukan perjalanan ke luar negeri, cobalah konsultasikan ke dokter apakah Anda butuh melakukan vaksinasi sebelum pergi atau tidak.

3. Pastikan dokter atau rumah sakit di tempat liburan Anda mudah dijangkau

Setelah menentukan tempat yang ingin dikunjungi, coba cari rumah sakit atau dokter kandungan yang terdekat di sana. Catat nama rumah sakit, alamat, dan nomor telepon rumah sakit. Jadi, jika ada suatu hal yang tidak diinginkan terjadi saat Anda berlibur, Anda sudah tahu akan memeriksakan diri Anda ke mana.

4. Rencanakan semua hal dengan baik sebelum pergi berlibur

Mulai dari tiket pesawat, hotel tempat menginap, dan tempat-tempat yang ingin dikunjungi (termasuk tempat makan), sebaiknya sudah direncanakan sebelum Anda pergi. Kunjungilah tempat-tempat yang mudah Anda jangkau dan memberi Anda kenyamanan saat berkunjung.

Walaupun Anda sedang berlibur, tapi tetaplah perhatikan makanan yang Anda makan. Pilih tempat makan yang terjamin kebersihannya. Hindari konsumsi makanan mentah, seperti shushi, telur setengah matang, kerang mentah, dan lainnya. Pastikan juga Anda mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang saat liburan. Serta, jangan lupa untuk banyak minum air.

Tags

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.