Ternyata Inilah Penyebab Pusing Setelah Rutin Olahraga

DataDokter.com – Ada banyak sekali manfaat olahraga. Tapi bagi sebagian orang, bukan tubuh yang menjadi bugar melainkan kepala yang merasa pusing kliyengan atau pusing setelah berolahraga. Meski biasanya sensasi pusing itu dapat hilang dengan sendirinya, terkadang dalam beberapa kasus dapat bertahan lama. Padahal, tak jarang kondisinya menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran setelah berolahraga.

Apa yang menyebabkan sakit kepala setelah berolahraga?

Pada dasarnya, penyebab pusing setelah berolahraga sering terjadi saat menjalankan latihan intensitas tinggi atau mengangkat beban berat. Bila kamu menggunakan kekuatan tubuh kamu secara berlebihan, ini dapat menyebabkan jantung bekerja begitu keras hingga suplai darah ke otak berkurang. Nah, inilah yang menyebabkan pusing setelah berolahraga. Namun, ada banyak faktor lain yang dapat menyebabkan kamu merasa pusing setelah berolahraga, termasuk:

1. Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan adalah penyebab paling umum seseorang mengalami pusing setelah berolahraga. Itu sebabnya, perhatikan selalu asupan cairan kamu sebelum, selama, dan setelah berolahraga untuk mengurangi risiko dehidrasi. Semakin banyak cairan yang kamu minum, semakin kuat tubuh kamu untuk melanjutkan aktivitas. Berapa banyak air minum tergantung kebutuhan kamu. Umumnya, orang yang berkeringat lebih mungkin membutuhkan lebih banyak cairan juga.

2. Gula darah turun drastis

Apabila kamu merasa pusing, terutamanya saat berolahraga, ini adalah sinyal sekiranya kadar gula darah kamu turun mendadak. . Kondisi ini biasanya memicu keringat dingin, gemetar, dan kelemahan tubuh. Salah satu penyebab penurunan kadar gula darah adalah saat kamu berolahraga dalam kondisi perut kosong. Nah, untuk mensiasatinya, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan protein kurang lebih satu jam sebelum berolahraga. Ini akan membuat tubuh kamu berenergi sehingga kadar gula darah tetap terjaga.

3. Tekanan darah rendah

Selama latihan, jantung bekerja lebih keras dan memompa lebih banyak darah ke dalam pembuluh darah. Alhasil, pembuluh darah melebar untuk menampung kelebihan darah. saat kamu berhenti berolahraga, jantung mulai berdetak normal, namun pembuluh darah memerlukan sedikit waktu untuk menyesuaikannya. Nah, hal itu menyebabkan penurunan tekanan darah yang menyebabkan kamu merasa pusing, sakit kepala, dan lemas.

Baca juga: Brokoli Obat Diabetes Alami yang Aman dari Metformin

4. Aliran oksigen ke otak berkurang

Selama latihan, tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen daripada biasanya. Nah, teknik bernafas yang kurang tepat itu juga dapat menyebabkan pusing saat berolahraga karena kekurangan kadar oksigen. Akibatnya, aliran oksigen ke otak berkurang dan menyebabkan sakit kepala. Untuk mengatasi kondisi ini, kamu wajib menyesuaikan teknik pernapasan dengan tipe olah raga sekaligus kemampuan tubuh.

Misalnya, untuk joging, kamu dapat mengatur pola nafas dengan langkah kaki. Dimana tiap empat langkah, kamu menarik napas melalui hidung. Kemudian, empat langkah berikutnya menghembuskan napas melalui mulut. Biasakan bernafas melalui hidung yang kemudian dilepaskan lebih bebas melalui mulut.

Apa yang wajib dilakukan bila kamu merasa pusing saat berolahraga?

Apabila kamu mulai merasa pusing saat berolahraga, ada baiknya berhenti dan beristirahat segera. Alasannya, melanjutkan olahraga dengan pusing atau sakit kepala akan meningkatkan risiko terjatuh dan cedera saat berolahraga.

Segera konsultasikan ke dokter sekiranya kamu merasa pusing setelah berolahraga disertai mual,, dan kesadaran menurun agar dapat mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Tags

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.