Penderita Tukak Lambung Bolehkah Minum Susu?

Penderita Tukak Lambung Bolehkah Minum Susu? – Banyak yang berpendapat bahwa penderita tukak lambung akan membaik setelah minum susu. Tapi ada juga yang berpikir sebaliknya. Jadi, bolehkah penderita tukak lambung minum susu? Apa pengaruh susu pada tukak lambung? Cari tahu fakta medisnya di artikel ini.

Apa yang terjadi jika penderita tukak lambung minum susu?

Tukak lambung atau peptic ulcer adalah luka pada dinding lambung akibat iritasi atau radang. Meski mirip dengan maag, tukak lambung adalah kondisi yang berbeda. Salah satu hal yang dapat mengakibatkan terjadinya tukak lambung adalah infeksi Helicobacter pylori.

Infeksi terjadi karena adanya gangguan kondisi dinding lambung yang dapat dipicu oleh penggunaan jangka panjang obat-obatan tertentu. Beberapa faktor lain seperti, merokok dan konsumsi alkohol juga turut memicu. Penderita tukak lambung akan mengalami gejala gangguan asam lambung seperti, kembung, mual, muntah, hingga BAB hitam karena perdarahan pada kasus tukak lambung kronis.

Lalu, bagaimana konsumsi susu dapat memperbaiki gejala tukak lambung? Susu dipercaya dapat membantu mengatasi tukak lambung karena sifatnya yang alkali yaitu dapat menetralisir asam lambung. Umumnya, penderita tukak lambung yang meminum susu akan merasakan gejala mereda di awal.

Namun beberapa saat kemudian, rasa nyeri dan tidak nyaman akan timbul dan memperburuk keadaan lambung. Ini disebabkan karena susu memicu lambung memproduksi lebih banyak asam untuk dapat mencerna susu dengan sempurna. Dengan kata lain, penderita tukak lambung yang mengonsumsi susu justru akan mengalami kondisi luka yang lebih burukdi dinding lambung.

Bagi Anda penderita tukak lambung atau mengalami gejala gangguan asam lambung, sebaiknya hindari konsumsi susu. Periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan tukak lambung dengan cara yang benar guna menghindari hal yang tidak diinginkan. Jadi, sekarang Anda tahu jika penderita tukak lambung minum susu jutru bisa memperparah gejalanya bukan menyembuhkan.

Lalu, bagaimana dengan konsumsi produk olahan susu?

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Malmö University Hospital di Swedia, asupan tinggi produk susu fermentasi atau produk susu yang sudah diolah menurunkan risiko tukak lambung dibandingkan mengonsumsi susu murni yang justru meningkatkan risiko tukak lambung. Penelitian ini melibatkan 11.700 orang, 332 orang ditemukan menderita tukak lambung setelah melakukan pemeriksaan sinar-X dan endoskopi.

Pada penelitian ini ditemukan mereka yang menderita tukak lambung memiliki asupan rendah produk susu fermentasi, namun tinggi asupan susu. Asupan lemak jenuh, lemak tak jenuh, dan asam linolenat juga lebih tinggi pada penderita tukak lambung. Mereka yang memiliki asupan tinggi produk susu fermentasi justru menurunkan risiko tukak lambung.

Bagaimana cara menghindari tukak lambung?

Anda sudah tahu jika penderita tukak lambung minum susu justru bisa memperparah tukak lambung. Nah, untuk membantu proses penyembuhan serta menghindari gejala tukak lambung yang makin parah, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan. Langkah-langkah sederhana tersebut meliputi:

  • Membatasi konsumsi minuman keras. Kandungan alkoholnya dapat menyebabkan iritasi pada bagian lambung yang mengalami peradangan.
  • Berhenti merokok. Rokok dapat menghambat penyembuhan sekaligus meningkatkan risiko tukak lambung.
  • Mengurangi konsumsi teh dan kopi karena keduanya dapat meningkatkan kadar asam lambung.
  • Mengurangi konsumsi susu. Terkadang, mengonsumsi susu dapat membantu meredakan rasa nyeri akibat tukak lambung. Namun setelahnya, susu akan meningkatkan kadar keasaman lambung sehingga lambung akan bertambah nyeri.
  • Mengonsumsi bahan makanan yang mengandung probiotik, seperti yogurt, keju tua.
  • Menghindari konsumsi makanan pedas atau berlemak.
  • Menerapkan pola makan sehat dengan banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran dan biji-bijian.
  • Mengganti obat pereda nyeri yang biasa digunakan jika memungkinkan, dan tanyakan pada dokter obat yang sesuai untuk Anda.
  • Mengontrol stres dan beristirahat secara cukup.
Tags

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.