Manfaat Gemar Membaca Untuk Kesehatan Otak

DataDokter.com – Apa kamu suka membaca buku, majalah, atau lainnya? Apabila demikian, kabar bagus untukmu. Kebiasaanmu tak hanya menambah wawasan, tapi juga akan sangat bermanfaat bagi kesehatan otak.

Berikut adalah beberapa manfaat membaca untuk kesehatan otak kamu:

1. Memperbaiki konektivitas otak

Para periset di Pusat Neuromi Emory University mengungkapkan bahwa membaca dapat menyebabkan perubahan otak. Itu karena membaca membuat hubungan antara korteks temporal kiri – daerah yang terkait dengan penerimaan bahasa – telah meningkat.

2. Meningkatkan aktivitas indrawi

Menurut studi yang sama oleh Emory University, membaca tak hanya mempertinggi konektivitas di korteks temporal, tapi juga meningkatkan aktivitas sulkus sentral otak. Ini adalah area yang bertanggung jawab untuk aktivitas motorik sensorik primer.

Saat membaca, neuron di area otak aktif menciptakan sensasi cerita yang kamu baca. Dengan kata lain, membaca bukan sekadar imajinasi, tapi itu benar-benar mempengaruhi proses biologis di otak.

3. Meningkatkan kapasitas memori

Membaca adalah latihan terbaik untuk otak kamu. Karena aktivitas ini melibatkan beberapa fungsi otak, termasuk proses visual, pendengaran, kesadaran fonemik dan pengertian.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Haskins Laboratories for the Science of the Spoken and Written Word, membaca memberi banyak waktu untuk berpikir, memproses dan membayangkan sebuah narasi. Serangkaian kegiatan ini dapat memperbaiki ingatan kamu.

4. Berpikir secara berurutan

saat membaca novel, ini membuat kamu membaca secara linier dan tak melompat dari satu bab ke bab lainnya, sehingga memungkinkan waktu bagi otak untuk mencerna informasi.

Latihan ini membutuhkan waktu bagi otak untuk memproses narasi, yang pada gilirannya meningkatkan kemampuan otak untuk memori jangka panjang.

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Buah Hati Terlambat Bicara

5. Menghilangkan stres

Sebuah studi di Inggris mengungkapkan, membaca dapat menurunkan tingkat stres lebih tinggi daripada aktivitas lainnya.

Hal ini dibuktikan dalam penelitian yang melibatkan sejumlah peserta dalam suatu kegiatan yang menimbulkan kecemasan, dan kemudian diberi waktu untuk menjalankan sejumlah aktivitas. Akibatnya, tingkat stres aktivitas membaca tersebut turun 67%.

6. Meningkatkan empati

Kehidupan karakter cerita dalam buku yang mudah dibaca dapat memperkuat kemampuan untuk memahami perasaan orang lain. Oleh karena itu, membaca dapat diartikan sebagai usaha untuk membayangkan diri merasakan apa yang orang lain rasakan.

Tertarik untuk mendapatkan seluruh keuntungan di atas? Pastikan kamu membaca secara teratur dengan cara yang benar, ya!

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.