Efek Bermain Video Game bagi Seksualitas Pria

Meskipun banyak penelitian mengatakan bahwa efek main video game bisa merugikan untuk kesehatan, nyatanya masih terselip sedikit manfaat dari main video game, lho. Pasalnya, pakar kesehatan dari Sapienza University of Rome di Italia, berhasil menemukan sebuah fakta tentang keuntungan main video game, terutama bagi kesehatan seksual pria. Simak penjelasannya di bawah ini

Ternyata main video game bisa mencegah ejakulasi dini

Sebuah penelitian dari jurnal yang berjudul Sexual Medicine ini, meneliti 600 pria dengan rentang usia 16 hingga 50 tahun. Dari para peserta ini, diketahui bahwa pria yang suka main game setidaknya satu jam dalam sehari ternyata terhindar dari masalah ejakulasi dini.

Tapi sayangnya, efek main video game pada pria juga bisa menjadi tidak baik, yaitu bisa berimbas pada gairah seks atau tingkat libido yang rendah. Para peneliti berpendapat bahwa hiburan elektronik layaknya video game bisa memengaruhi gairah seksualitas pria, khususnya respon ejakulasi dan gairah yang menurun untuk berhubungan intim.

Lalu, para periset mengatakan bahwa dorongan seks yang menurun pada orang yang suka main game, mungkin dikaitkan dengan stimulasi hormon dopamin yang berlebih. Hormon dopamin ini akan keluar ketika pria bermain video game dan orgasme.  Penelitian beranggapan, bahwa ketika tubuh memproduksi dopamin dalam jumlah besar saat bermain video game dapat menyebabkan orang tersebut jadi memiliki gairah yang seks yang lebih rendah (akibat hormon dopamin yang telah banyak dikeluarkan saat main game).

Hanya saja, penelitian awal ini masih dianggap belum benar-benar mendapatkan fakta yang lebih dalam tentang keterkaitan antara video game dengan seksualitas. Para peneliti pun akan melakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan seberapa besar pengaruh video game pada seksualitas seseorang.

Main video game tidak selalu berdampak buruk untuk kesehatan

Seperti pernyataan di atas, bermain video game tidak selalu buruk. Sebuah artikel yang diterbitkan di jurnal Sage mengatakan, efek main video game bisa membantu memperbaiki proses kerja otak dan fungsi kognitif. Bermain video game juga mengharuskan pemain untuk fokus pada target yang bergerak cepat, atau mengharuskan pemain membuat keputusan cepat. Sehingga pada akhirnya, main video games bisa membantu memperkuat fungsi kognitif otak.

Periset juga membandingkan game permainan otak yang dirancang khusus untuk membangun dan memperkuat fungsi kognitif. Tapi, permainan otak itu sendiri masih menjadi perdebatan yang butuh penelitian akurat. Contohnya, meskipun para ilmuwan mengetahui bahwa aktivitas tertentu seperti menjawab teka-teki silang atau permainan suduko dapat membantu pemain tetap berpikir fokus dan tajam, namun tetap saja permainan tersebut belum memiliki bukti ilmiah yang valid.

Dokter dan ahli kesehatan sendiri telah melakukan cukup banyak penelitian untuk mencari tahu manfaat dari video game bagi kesehatan mental dan fisik. Meskipun bisa memberikan manfaat bagi kesehatan, para ahli menyarankan setiap orang untuk membatasi kebiasaan bermain game agar tubuh tetap cukup banyak bergerak. Dengan tubuh yang tetap aktif, maka tubuh akan tetap segar dan bugar.

Tags

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.