Begini Cara Membuat Anak yang Cepat dan Benar

DataDokter.com – Apakah kamu ingin mencoba untuk mempunyai momongan? Jika demikian, apakah kamu akan melakukan berbagai macam cara membuat anak yang direkomendasikan oleh orang di sekitar kamu? Satu atau dua orang mengatakan bahwa posisi seks misionaris akan semakin meningkatkan peluang sperma berhasil membuahi sel telur, beberapa lainnya mengatakan gaya doggy. Apakah posisi seks mempengaruhi kesuksesan saat ingin cepat hamil? Lalu, bagaimana tepatnya cara membuat anak yang cepat dan benar?

Apa itu doggy style dan misionaris?

Gaya doggy  dan misionaris ialah beberapa posisi yang paling umum digunakan pada saat bercinta. Gaya misionaris dilakukan dengan metode wanita itu berbaring telentang, sementara pria itu melakukan gerakan penetrasi dari atas tubuh wanita tersebut. Sedangkan doggy style dilakukan dengan cara pria melakukan gerakan penetrasi dari belakang tubuh wanita, baik dalam posisi berdiri dan berlutut.

Cara membuat anak yang cepat dan benar

Beberapa ilmuwan telah melakukan pemindaian untuk melihat apa yang terjadi di tubuh selama penggunaan dua posisi seks (doggy and misionaris). Pemindaian ini menghasilkan bahwa posisi ini dapat memberi peluang penetrasi lebih dalam.

Dengan kedua posisi ini jarak sperma ke rahim semakin dekat sehingga peluang pembuahan akan lebih besar. Tapi belum ada yang mempelajarinya, jadi tidak ada teori atau studi yang cukup kuat untuk membuktikan hasil pemindaian. Berikut adalah beberapa cara membuat anak, yang mungkin bisa kamu coba praktekan.

Baca juga: Susu Mentah Berbahaya Kalau Diminum Waktu Hamil

1. Kontraksi di dalam rahim

Orgasme wanita umumnya hanya berupa pencapaian kepuasan belaka. Namun, kontraksi di rahim dapat untuk membantu sperma mencapai sel telur. Kondisi ini bisa terjadi dengan atau tidak terjadinya orgasme kepada wanita.

2. Setelah bercinta

Kebanyakan ilmuan menyarankan untuk kamu wanita, setelah berhubungan seks untuk tetap terlentang dengan posisi paha yang lebih tinggi daripada perut, yang disanggah oleh bantal dan diletakkan di bawah paha, selama kurang lebih 10 sampai 15 menit. Posisi ini diyakini bisa untuk membantu sperma mencapai pada sel telur.

3. Cukupilah dengan bercinta

Kegagalan beberapa kali tidak akan menyebabkan kamu mengurangi frekuensi hubungan seks dengan pasanganmu, atau bahkan hanya akan berhubungan seks di dekat masa konsepsi(masa subur). Seorang dokter, Samuel Wood, mengatakan bahwa masa subur dalam kebanyakan kasus memang tidak langsung terjadi.

Jika umur kamu kurang dari 35 tahun, usaha hamil hingga satu tahun kedepan masih dalam kondisi normal. Jadi, berhubungan seks dua sampai tiga kali seminggu dianjurkan.

Kondisi yang berbeda, jika kamu sudah berusia di atas 35 tahun atau memiliki riwayat penyakit menular seksual, peradangan panggul, kehamilan ektopik, atau riwayat medis lainnya yang dapat mempengaruhi kesuburan. Maka kamu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mencoba hamil kembali.

4. Hati-hati pilih pelicin atau pelumas

Penggunaan pelumas atau pelicin menurut beberapa dokter ternyata malah justru dapat memicu kematian sperma. Maka kamu harus terlebih dahulu mengetahui isi kandungan yang ada di dalam pelumas tersebut sebelum kamu gunakan. Alih-alih memfasilitasi sperma dalam mencapai telur, menggunakan pelumas yang salah malah justru akan membuat sperma sulit untuk mencapai sel telur. Dengan demikian, penggunaan pelumas alami, mungkin lebih dianjurkan daripada menggunakan pelumas buatan.

5. Jaga kesehatan tubuh kamu sebelum melakukan ini

Cara membuat anak yang efektif juga tergantung gaya hidup kamu. Bila kamu ingin cepat hamil, jangan sampai kamu hanya fokus pada kesehatan reproduksi. Perilaku merokok, konsumsi obat-obatan tertentu, berat badan, dan stres juga bisa mempengaruhi tingkat kesuburan seseorang. Jadi pemeriksaan kesehatan menyeluruh dengan rutin dapat membantumu saat ingin cepat hamil juga dianjurkan.

Kata Kunci:

  • cara membuat anak
  • Cara buat anak
  • cara buat anak yang cepat
Tags

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.