Awas Ternyata Mencabut Bulu Hidung Berbahaya

Awas Ternyata Mencabut Bulu Hidung BerbahayaRambut hidung panjang atau bahkan mencuat dari lubang hidung, terkadang membuat tak nyaman sebagian orang. Khususnya untuk wanita, memiliki rambut hidung yang panjang jika dibiarkan terus menerus pasti akan mengganggu penampilan.

Nah, tak jarang sebagian orang dengan sengaja menarik rambut hidungnya agar tak merasa terganggu lagi dalam hal apapun. Sebenarnya, tahukah kamu apakah ada bahaya yang datang ketika menarik rambut hidung?

Fungsi hidung untuk tubuh

Tiap anggota tubuh selalu memiliki fungsi yang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia, termasuk rambut hidung. Sebelum mengetahui bahaya mencabut rambut hidung, ada baiknya kita terlebih dahulu mengenali fungsi rambut hidung bagi tubuh.

Rambut hidung yang disebut silia yaitu bagian dari sistem pertahanan tubuh untuk memberi perlindungan kepada paru-paru kamu. Ketika kamu bernafas, bulu hidung memiliki peran penting untuk menyaringan partikel kecil yang masuk ke hidung. Partikel ini bisa berupa bakteri, debu, jamur atau hal lain yang bisa sangat berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, bulu hidung juga dibantu oleh lendir untuk menjebak partikel jahat dan kuman.

Seandainya partikel jahat berhasil masuk ke saluran pernafasan, kamu akan bersin untuk mengusirnya. Jadi bisa dibayangkan, kalau kalau tidak ada rambut di hidung? Selain lebih rentan terhadap penyakit saluran pernapasan terkait infeksi, sistem kekebalan tubuh kamu juga akan terganggu.

Hidung terdiri dari vibrissae dan silia mikroskopis memiliki fungsinya sendiri, yaitu untuk menyaring lendir serta kotoran berbahaya yang tak masuk ke saluran pernafasan yang bisa menginfeksi paru-paru. Selain itu, menurut penelitian, ketebalan rambut hidung kurang dihubungkan dengan peningkatan kejadian asma pada pasien dengan rhinitis musiman.

Mohon diperhatikan seandainya daerah sekitar mulut dan hidung termasuk dalam kelompok daerah rawan atau Disebut “ segitiga bahaya “. Karena daerah tersebut secara langsung berhubungan dengan otak. Di dalam area ini, pembuluh darah atau vena akan mencampur darah dari hidung dan darah yang berasal dari otak. Sehingga pada akhirnya membuat bakteri yang berasal dari hidung bisa dengan mudah masuk ke otak melalui pembuluh darah di belakangnya.

Jadi, seandainya kamu sering melaksanakan kebiasaan mencabut rambut hidung, maka akan meningkatkan risiko masuknya bakteri ke dalam otak yang bisa menyebabkan infeksi mematikan seperti meningitis dan abses otak. Meski infeksi yang berakibat pada otak jarang terjadi, hal ini lebih cenderung terjadi terutamanya bagi orang yang telah memiliki sistem kekebalan tubuh rendah.

Tak hanya menyebabkan infeksi di otak, mencabut rambut hidung juga akan membuat kamu rentan terhadap mimisan karena ketika kamu menarik rambut hidung dengan paksa maka akan memicu pendarahan di dalam hidung.

Tips menghilangkan rambut dengan aman

Jika kamu ingin menghilangkan rambut panjang yang ada di hidung, ada dua cara yang dianggap paling aman, yaitu:

  • Pemangkasan.
    Pemangkasan yaitu teknik mencukur rambut hidung dengan menggunakan alat khusus. Cara ini bisa menghilangkan rambut hidung yang membentang beberapa inci sehingga tak terlihat keluar. Jangan lupa untuk memastikan kamu menggunakan alat cukur yang aman dan bersih dari kuman sebelum digunakan. Cara ini merupakan cara tercepat dan paling efektif untuk mengatasi masalah rambut hidung yang telah terlalu lama.

 

 

  • Mencukur menggunakan gunting.
    Cara yang satu ini mungkin telah biasa. Gunting telah lama digunakan untuk mengatasi berbagai bulu yang tumbuh di tubuh. Sehingga saat ini gunting telah menjadi cara yang paling banyak digunakan untuk menghilangkan bulu hidung dan lain sebagainya. Alasannya karena alat ini mudah, murah, dan praktis. Untuk mengatasi rambut hidung disarankan untuk memakai gunting dengan ujung tumpul agar tak melukai permukaan bagian dalam hidung.
Tags

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.