5 Bahan Pengganti Mentega Yang Lebih Sehat

5 Bahan Pengganti Mentega yang Lebih Sehat – Suka membuat kue dan ingin membuat kreasi kue yang baru? Anda mungkin bisa mengganti mentega dengan bahan lain. Mengganti mentega dapat mengurangi jumlah lemak dan kalori pada kue. Hal ini tentu menguntungkan bagi Anda yang suka makan kue tapi sedang ingin menurunkan berat badan. Lalu, apa saja bahan yang bisa menjadi pengganti mentega?

Kegunaan mentega dalam membuat kue

Saat membuat kue, salah satu bahan utama yang harus ada adalah mentega. Mentega merupakan bahan penting yang membuat sajian kue Anda terasa lebih lezat dan mempunyai tekstur yang pas. Bahkan, salah dalam menakar mentega saat membuat kue bisa membuat kue menjadi gagal, teksturnya kering, dan rasanya hambar.

Mentega adalah bahan yang membuat adonan kue menjadi lembut dan menyatu, serta membuat warna kue menjadi lebih cerah. Mentega dapat mengikat udara di dalam adonan yang dipanggang sehingga tekstur kue menjadi ringan dan lembut. Ini membuat rasa kue menjadi lezat.

Berbagai bahan yang lebih sehat dapat digunakan untuk pengganti mentega

Peran mentega begitu penting saat membuat kue, tapi mentega bisa diganti. Sehingga, bagi Anda yang ingin membuat kue dengan kandungan kalori dan lemak lebih sedikit, Anda bisa mencoba cara ini. Mengganti mentega dengan bahan lain untuk membuat kue juga bisa menjadi alternatif bagi Anda yang mempunyai alergi susu atau intoleransi laktosa.

Beberapa bahan yang bisa Anda gunakan sebagai pengganti mentega adalah:

1. Minyak kelapa

Minyak kelapa dapat menggantikan mentega dengan perbandingan 1 gram minyak kelapa untuk 1 gram mentega. Mengganti mentega dengan minyak kelapa dapat membuat sajian kue menjadi lebih sehat karena minyak kelapa cenderung mengandung lemak baik, dibandingkan mentega yang cenderung mengandung lemak jahat lebih banyak.

Namun, rasa kue yang dibuat dengan minyak kelapa mungkin agak berbeda. Seberapa besar perubahan rasa ini tergantung dari jenis minyak kelapa yang digunakan. Minyak kelapa yang tidak dimurnikan membuat rasa kue cenderung seperti rasa kelapa, dibanding minyak kelapa yang sudah melalui proses pemurnian.

2. Minyak zaitun

Tak hanya minyak kelapa, minyak zaitun juga bisa Anda gunakan sebagai pengganti mentega. Dalam 1 cangkir mentega, Anda bisa menggantinya dengan minyak zaitun sebanyak ¾ cangkir. Ini merupakan cara yang baik untuk mengurangi kandungan lemak jahat, kolesterol, dan natrium yang biasanya ada dalam kue dari mentega.

Mengganti mentega dengan minyak zaitun sangat tepat dilakukan pada resep kue yang mengandung buah atau kacang, atau pada kue yang mempunyai rasa gurih. Namun, minyak zaitun bukan pengganti yang tepat dalam resep kue yang membutuhkan lemak padat atau yang membutuhkan krim, seperti frosting kue.

3. Greek yogurt

Jika Anda ingin menambahkan kandungan protein dan membuat kue menjadi lebih lembut tanpa harus menambahkan banyak lemak dan kalori, maka mengganti mentega dengan greek yogurt merupakan cara yang tepat.

Penggunaan greek yogurt pada resep kue juga dapat membuat kue terasa manis, sehingga Anda tidak perlu banyak-banyak menambahkan gula lagi. Untuk membuat kue tetap creamy dan lembut, Anda bisa menggunakan yogurt full-fat. Cukup ganti 1 cangkir mentega dengan ½ cangkir greek yogurt untuk membuat kue Anda lebih sehat dan lezat.

4. Alpukat

Buah ini juga dapat menjadi pengganti mentega. Alpukat mengandung banyak nutrisi penting (seperti vitamin K dan kalium) serta lemak sehat. Anda cukup mengganti 1 gram mentega dengan 1 gram alpukat. Jangan lupa untuk membuat alpukat menjadi halus terlebih dahulu. Alpukat dapat memberi warna hijau alami pada kue Anda.

5. Saus apel

Saus apel dapat membuat sajian kue Anda menjadi lebih lembut tanpa harus meningkatkan jumlah kalori dan lemak yang ada di dalamnya. Selain itu, saus apel juga dapat memberi rasa manis pada kue, sehingga Anda tidak perlu repot menambahkan banyak gula lagi. Kandungan serat dalam apel juga menambah serat pada sajian kue Anda. Gantilah 1 gram mentega dengan 1 gram saus apel sesuai resep.

Tags

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.