4 Tips Mencegah Pingsan Saat Upacara Bendera

DataDokter.com – Hari bersejarah berdirinya Indonesia selalu diperingati dengan upacara pengibaran sang saka merah putih, salah satunya adalah Hari Kemerdekaan tiap tanggal 17 Agustus. Berdiri dalam waktu lama dan berpapar terik matahari yang panas akan membuat tubuh merasa mati rasa. Bahkan beberapa orang yang kepanasan akhirnya pingsan saat upacara bendera.

Tapi pingsan saat upacara tak perlu lagi menjadi tradisi tahunan. Kalau kamu atau anak kamu mengikuti upacara nanti nanti 17-an, kamu dapat cari tahu di sini cara agar tak pingsan di tengah upacara yang sedang berlangsung.

Berbagai cara mencegah pingsan saat upacara 17-an

Pingsan, atau sinkop dalam bahasa medisnya, adalah hilangnya kesadaran sementara yang tiba-tiba dan sering menyebabkan orang tersebut terjatuh karena berada dialam bawah sadar.

Pingsan termasuk kondisi yang umum terjadi, pada orang-orang yang rentan. Dari penelitian ada sekitar dua dari lima orang yang pernah mengalaminya.

Kalau kamu takut pingsan bahkan bisa menghebohkan satu lapangan, ada hal yang harus kamu tahu bagaimana cara mengatasi pingsan saat upacara. Cara ini dapat juga diterapkan pada si kecil di sekolah nanti.

1. Sarapan dulu sebelum berangkat

Sarapan tak hanya memberikan energi untuk aktivitas ulang, namun juga dapat cukup untuk energi. Bayangkan kalau kamu adalah mobil. Tangki bahan bakar akan kosong setelah kamu tidur malam yang panjang. Sarapan adalah bahan bakar yang dapat kembali beroperasi sehari-hari. Tak mengherankan kalau kamu pingsan saat upacara karena tidak sarapan dahulu.

Orang dewasa yang secara formal sarapan sehat tiap pagi lebih mungkin untuk mengkonsumsi lebih banyak vitamin dan mineral, pengendalian berat badan, dan hanya sedikit makan lemak dan kolesterol.

2. Cukupi kebutuhan cairan

Menurut American Academy of Family Physicians, meminum banyak air setiap hari dan menghindari konsumsi minuman berkafein seperti kopi, teh, atau soda sebelum memulai aktivitas di luar ruangan seperti upacara dapat mencegah pingsan. Gangguan kesehatan yang berhubungan dengan panas, tak hanya disebabkan oleh suhu tinggi dan kehilangan cairan, tapi juga dalam garam. Kalau diperlukan, berikan minuman untuk menolong mengisi garam dalam tubuh yang hilang melalui keringat.

Baca juga: 7 Mitos Seputar Minuman Beralkohol Ini Salah Besar

3. Hindari paparan sinar matahari

Kalau memungkinkan pada saat upcara kamu dapat mencari lokasi yang teduh tentunya tak terkena paparan matahari langsung, misalnya mencari tempat yang ada di bawah pohon yang bersuhu lebih sejuk. Kalau kamu tak dapat menghindari paparan sinar matahari, usahakan kamu menggunakan topi saat upacara. Nah khusus bagi anak sekolah yang diwajibkan pakai topi, jangan bandel terus dicopot tengah-tengah upacara! Topimu dapat menjadi senjata untuk menghindari panas dan pingsan saat upacara. Gunakan juga pakaian dalam yang longgar dan ringan, serta tabir surya dengan minimal SPF 15 kalau tak dapat menghindari sinar matahari.

4. Kontraksikan otot kaki

Sebagian orang merasakan pusing dan pandangan mata berkunang-kunang sebelum jatuh pingsan. Selain itu sempat juga detak jantung makin cepat, berkeringat, dan merasa lemas. Kalau merasa akan pingsan, segera lakukan tindakan pencegahan dengan mempertahankan sirkulasi darah.

Kata Kunci:

  • tips agar upacara tidak pingsan
Tags

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.